Senin, 19 September 2011

BEBEK PETELUR

Di artikel ini akan kami bahas tentang bagaiman tata cara beternak bebek petelur secara full kering, banyak peternak pemula yang ingin beternak bebek  petelur, tapi takut untuk memulai karena belum tahu kalau bebek petelur bisa diternak secara full kering tanpa tempat mandi sama sekali dengan hasil yang optimal, serta bisa membuat telor menjadi merah seperti dengan telor hasil gembala di sawah.
Inilah beberapa alasan kenapa beternak bebek petelor :    
  • Kebutuhan telor sangatlah tinggi bahkan kita tidak perlu repot2 mencari pembeli atau pedagang karena jika kita punya telor tiap hari dipastikan para pedagang akan pada datang dengan sendirinya untuk membeli telor kita.
  • Pemeliharaan yang mudah cukup dengan 1 tenaga kerja sdh bisa menghandel 1000ekor lebih bebek petelur
  • Pakan mudah didapat karena pakan utama bebek petelor adalah bekatul dan konsentrat bebek petelur
  • Setelah masa afkir harga bebek afkir saat ini lumayan tinggi jd kedepan untuk mengganti dengan bebek muda yang siap telur ckp menambahkan sdikit dana.
  • Tiap hari  Untung rugi dalam beternak bisa langsung terlihat,karena tinggal mengkalkulasi jumlah telor yang dihasilkan
  • Daya produksi bebek yang relatif lama, rata2 bisa produksi 1thn baru di afkir
Trik – trik pemeliharaan bebek petelor untuk 500ekor :
  • Kandang :
  1. Untuk 100 ekor bebek, luas kandang yg ideal min 6m x 7m.
  2. 500ekor bebek : 6m x 7m x 5 = 6m x 35m.
  3. Semakin luas kandang semakin baik
  4. Kandang sebaiknya dibuat full atap tertutup baik dengan genteng ataupun asbes agar bebek bertelur stabil, dan tidak terganggu cuaca.
  • Bebek bayah siap telor :
Untuk bebek carilah ke pedagang yang dapat dipercaya karena untuk pemula mayoritas hal inilah yang menjadi awal kegagalan.
Oleh karena itu kami menerima pemesanan bebek petelur yang benar2 siap menghasilkan dan memberi untung kepada peternak dan siap mengirimkan dalam jumlah berapapun keseluruh penjuru pulau jawa. Untuk wilayah luar jawa kami baru bisa mengirimkan dod bebek petelur yang berkualitas. 
  • Kalkulasi modal :
Bebek 500ekor x 50rb = 25 jt
Pakan rata2 bebek sehari 12kg untuk 100ekor,
500 ekor bebek jumlah pakan yang dibutuhkan tiap hari
12 x 5 = 60kg
Dengan perbandingan rata-rata 40 kg bekatul : 20 kg konsentrat petelur
Pakan sehari = ( 2500/kg x 40 ) + ( 6000/kg x 20 )
                    =   100rb + 120rb
                    =   220rb 
Hasil telor rata2 untuk bebek adalah 80% bahkan lebih
hasil telor tiap hari 500 x 80% =  400 butir.
Sekarang harga telor dipasaran rata2 1100-1200 per butir.
Kita hitung kemungkinan terburuk harga 1000/butir
Keuntungan kita = (jumlah telur tiap hari – jumlah pakan)
                          = (400 btr x 1000(harga telor))- 220rb
                          = 400rb-220rb
                          = 180rb
Untuk ternak 500 ekor  tiap bulan kita bisa dapat hasil :
 180rb x 30hr = 5.400.000
Untung kotor  tiap tahun :
 5,4jt x  12    = 64,8jt

Dan setelah 1 tahun kita harus meremajakan bebek kita agar bisa tetap bertelur maksimal. tapi kita masih mempunyai bebek yang sudah kurang produktif harus kita afkir dan dapat ditukar dengan bebek bayah yang siap telor lagi.

Harga rata2 bebek afkir 30rb
500 x  30rb = 15jt
Total keuntungan bersih kita tiap tahun :
= (untung kotor 1 thn + total penjualan afkir ) - hrg bebek bayah siap telur
= (64,8 + 15) – 25
= 79,8-25
= 54,8jt
( jadi kita masih dapat untung 54,8jt/tahun dan bebek kita sudah berganti bebek yang produktif lagi)

Menurut kalkulasi diatas bisa kita lihat kalau ternak bebek petelur masih cukup menjanjikan dan dapat dijadikan penopang hidup ataupun untuk usaha sampingan, dan kalau kita bisa mengelola hasil telor kita bukan tidak mungkin akan menjadikan keuntungan kita berlipat ganda, contoh kecilnya kita buat telor asin dan kita pasarkan sendiri.

by Didik Ariyanto

Jumat, 10 Juni 2011

Kiat Agar Itik Kita Sehat

Banyak dari kalangan praktisi, akademisi dan peternak langsung menyakini bahwa itik mempunyai ketahanan terhadap penyakit lebih bagus daripada unggas lainnya seperti ayam. Sehingga hal ini kadang membuat sebagian dari kita ceroboh dalam menjaga kesehatan itik-itik kita. Itik tetaplah itik, bukan berarti itik tidak akan terserang penyakit dan kemungkinan terserang penyakit tetap ada. Karena itu para peternak semestinya mengetahui pentingnya usaha untuk menjaga agar itik tetap sehat agar dikemudian hari mampu menampilkan produksi optimalnya. Menurut kami peternak masih perlu dibekali dengan usaha bio security baik secara kelompok maupun individu serta pengenalan lebih dini terhadap gejala penyakit yang mungkin muncul.

Berikut kami sampaikan beberapa usaha yang bisa membuat itik kita sehat. Artikel ini sebagian kami ambil dari buku-buku ternak itik dan pengetahuan kami secara pribadi, sehingga tidak menutup kemungkinan adanya banyak kekurangan dan pembetulan. Untuk itu kami mohon kepada para praktisi, akademisi atau peternak lainnya yang membaca artikel ini bisa memberikan tanggapan atau komentar atau bahkan menambahkan kiat pengalamannya agar ilmu kita bermanfaat bagi orang lain.

Sanitasi
Mau diakui atau tidak bahwa sanitasi memegang peranan penting sebagai usaha utama dalam pencegahan penyakit. Sanitasi meliputi kebersihan kandang, kebersihan peralatan kandang, kebersihan pakan (kualitas pakan), dan juga pengelolanya. Kalau sekarang kita lebih mengkhususkan masalah sanitasi kandang maka kandang itik sebaiknya tidak lembab, kotoran itik dan sisa pakan kalau bisa tidak sampai menumpuk sehingga menyebabkan bau. Usaha yang dapat kita lakukan agar kandang kita tidak terlalu lembab adalah sebagai berikut :

  1. Memberi alas jerami, di samping mampu menyerap air bisa juga sebagai usaha untuk mengurangi resiko telur pecah dan menjaga agar kulit telur tetap bersih
  2. Merancang dan mendesain kandang sedemikian rupa agar sinar matahari bisa masuk ke dalam kandang
  3. Tidak meletakkan tempat pakan atau minum di dalam kandang yang beratap permanen

Pemberian Ruang Gerak
Ibarat manusia yang melakukan aktifitas, itik juga perlu bergerak. Itik yang dipelihara secara intensif mempunyai ruang gerak yag terbatas. Pembatasan ruang gerak ini mempunyai alasan yaitu agar pakan yang dikonsumsi itik efektif untuk produksi dan reproduksi. Oleh karena itulah kita dituntut untuk pandai-pandai dalam mengatur ruang sehingga itik masih bisa merasa nyaman dan tidak berdesak-desakan.

Cara Pemberian Pakan
Hampir bisa dipastikan, sumber penyakit pada itik biasanya berasal dari pakan yang telah beracun, yakni pakan yang telah ditumbuhi jamur, apek, dan berkutu. Cara pemberian pakan dan cara penyimpanan pakan berpotensial besar menyebabkan pakan menjadi beracun. Usaha yang dapat kita lakukan adalah berusaha memberikan pakan yang bersih, segar dan bebas dari racun.

Itik Kanibal
Penyebab utama itik kanibal adalah pola makan yang salah. Adapun penyebab lain itik kanibal antara lain :

  1. Kebutuhan nutrisi itik tidak mencukupi sehingga tubuh sesamanya menjadi sasaran.
  2. Jumlah itik dalam satu kandang terlalu padat, sehingga itik akan saling berebut untuk mendapatkan tempat yang nyaman. Untuk itu kepadatan kandang perlu diperhatikan begitu juga luasannya
  3. Udara di dalam kandang terlalu panas, kelembaban tinggi. Untuk menanggulangi hal ini kandang perlu diberi ventilasi yang cukup
  4. Ada itik lain (itik baru) masuk ke dalam kelompok itik yang lain.

Pemberian Resep Tradisional
Para peternak itik di Tegal dan Cirebon mempunyai cara tradisional agar itiknya tetap sehat. Cara tersebut di antaranya :

  1. Untuk menyehatkan badan, itik diberi rebusan gula dan asam 2-3 kali dalam satu bulan. Cara pemberiannya dengan mencampurkannya dalam air minun. Ramuan ini diyakini bermanfaat untuk menyegarkan peranakan itik.
  2. Agar itik tidak keracunan, itik diberi air rebusan daun johar. Caranya : 1kg daun johar direbus dengan air sebanyak 1-1,5 liter hingga menyusut menjadi 0,5 liter, lalu air rebusan ini dicampurkan ke dalam air minum itik. Ramuan ini bisa untuk 100 ekor itik
  3. Untuk menghindari keracunan, itik bisa pula diberi rebusan daun pepaya. Cara membuatnya sama seperti membuat rebusan daun johar di atas
  4. Untuk meningkatkan nafsu makan itik menggunakan daun pace atau sere. Daun pace atau sere ini diiris kecil-kecil dan dicampurkan dengan pakan. Diberikan setiap dua minggu sekali, 1 kg untuk 100 ekor itik
  5. Untuk membunuh cacing bisa dengan mencampurkan daun pepaya atau bunga pepaya yang dirajang halus. Pemberian cukup 2 minggu sekali atau satu bulan sekali

Usaha-usaha di atas perlu kiranya dicoba dan dipraktekkan, karena nilai kebaikannya lebih besar dari kekurangannya. Dan sekali lagi bagi siapa saja yang mempunyai pengalaman seputar masalah ini bisa memberikan komentar atau tambahan karena hidup yang berguna adalah hidup tatkala bisa memberikan manfaat kepada orang lain. Semoga Allah membalas kebaikan kita semua. Aamiin.

by sentralternak.com